3 Fakta yang disampaikan oleh Buruh pada Demo Hari ini Menolak kenaikan Harga BBM

Demo atau unjukrasa yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat ini terjadi dikarenakan adanya kenaikan harga BBM yang cukup signifikan.

3 Fakta yang disampaikan oleh Buruh pada Demo Hari ini

Massa Buruh melakukan demo hari ini di depan Gedung DPR Jakarta Pusat dengan tujuan untuk menolak kenaikan Harga BBM serta pihak kepolisian telah bersiaga untuk melakukan pengawalan dalam demo hari ini.

Pada peristiwa ini menyebabkan Jalan Gatot Subroto ditutup dan terdengar suara demo yang bersahutan dan menyatakan bahwa “Jangan kembali pulang, sebelum kita yang menang.”

Presiden Konferderasi Serikat Pekerja Indonesia dan Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan bahwa aksi demonstrasi diikuti sebanyak 3000 orang buruh diseluruh jabodetabek dalam menolak kenaikan Harga BBM pada sabtu lalu.

Dalam demo hari ini tersebut, buruh menyampaikan informasi fakta terkait penolakan harga kenaikan bahan bakar minyak (BBM) kepada pemerintah.

Berbagai fakta tersebut yang telah kami rangkum di bawah ini. Mari kita simak ulasannya.

Demo Hari ini para Buruh menuntut menolak kenaikan Harga BBM

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia dan Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan bahwa puluhan ribu buruh di seluruh kota besar di Indonesia melakukan demo hari ini dalam aksi menolak kenaikan Harga BBM.

Yang telah diorganisir oleh Partai Buruh dan Organisasi Serikat Buruh, Petani, Nelayan, Guru Honorer, PRT, Buruh Migran, dan organisasi perempuan di 34 provinsi di indonesia yang serentak dilakukan di kantor gubernur provinsi masing-masing.

Tujuan dilakukan demo hari ini meminta gubernur untuk membuat surat rekomendasi kepada Presiden dan Pimpinan DPR RI agar membatalkan semua kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Untuk wilayah Jabodetabek, aksi diikuti oleh 3000 hingga 5000 orang yang berpusat di DPR RI yang menuntut pembentukan panitia khusus BBM agar harga bahan bakat minyak tersebut dapat diturunkan.

Massa Buruh menyampaikan Alasan nya agar Harga BBM dapat diturunkan oleh pemerintah

Dalam demo yang terjadi pada hari ini, ada beberapa alasan yang menjadi penyebab buruh dalam menolak kenaikan Harga BBM,

diantaranya yaitu Kenaikan Harga Bahan Minyak tersebut berdampak dalam menurunkan daya beli yang saat ini menurun hingga 30 persen,

apabila hal ini terus berlanjut dapat mengalami penurunan daya beli hingga 50 persen.

Said Iqbal mengatakan bahwa peningkatan inflasi akibat kenaikan bahan bakar minyak menjadi 6,5 persen hingga 8 persen sehingga harga kebutuhan bahan pokok mengalami peningkatan yang lebih besar.

Selain itu berdampak pada upah buruh tidak mengalami kenaikan dalam 3 tahun terakhir padahal Menteri Ketenagakerjaan telah mengumumkan bahwa pemerintah telah menghitung kenaikan UMK pada tahun 2023 sehingga buruh menganggap tahun depan upah buruh tidak naik kembali.

Alasan berikutnya yaitu kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak dilakukan bersamaan dengan penurunana harga minyak dunia sehingga menimbulkan kesan pemerintah hanya mencari untung ditengah kesulitan yang dialami masyarakat Indonesia.

Massa buruh menanggapi Bantuan Subsidi Upah hanya sebagai penutup sementara dari Kenaikan Harga BBM

Massa buruh telah menanggapi Bantuan Subsidi Upah sebesar 150 ribu rupiah selama 4 bulan kepada masyarakat Indonesia hanya sebagai penutup dampak sementara terhadap kenaikan Harga BBM.

Yang bertujuan agar buruh tidak protes, dan massa buruh menilai uang 150 ribu tidak bisa menutupi kenaikan harga bahan bakar minyak tersebut akibat dari inflasi yang cukup tinggi.

Hal ini bersamaan dengan negara lain yang melakukan penurunan harga bahan bakar minyak sedangkan di Indonesia mengalami kenaikan.

Selain itu pihak burih juga mengalami kekhawatiran dampak kenaikan harga bahan bakar minyak tersebut dalam ongkos energi industri mengalami peningkatana,

sehingga akan banyak muncul terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Pihak buruh berharap agar pemerintah mendapatkan solusi dari permasalahan tersebut sehingga tidak menyengsarakan rakyat indonesia terkait semua harga komoditas mengalami kenaikan bersama dengan kenaikan harga bahan bakar minyak.

Selain demo hari ini dilakukan di daerah Jakarta, demo hari ini juga dilakukan di kabupaten yang berpusat pada depan kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi yang diikuti oleh 150 massa buruh.

Kemudian demo dilakukan di kota bekasi dengan anggota berjumlah 300 massa buruh yang berpusat di kantor pemerintah kota bekasi.

Selanjutnya demo juga terjadi di kota bogor bersama kelompok mahasiswa yang berpusat di istana bogor,

serta wilayah jabodetabek lainnya pada hari ini melakukan demo menolak kenaikan harga bahan bakar minyak yang dilakukan oleh kelompok massa buruh secara bersama-sama di wilayah berbeda.

Demo hari ini berjalan stabil dan massa buruh berharap agar tuntutan yang disampaikan dapat terpenuhi dan dapat disampaikan ke presiden dan pemerintahan pusat,

sehingga harapan masyarakat dalam pertumbuhan ekonomi semakin membaik di masa depan.

Leave a Comment