5 Fakta Bjorka, Hacker yang Meretas Data Luhut!

Hacker Bjorka yang sempat meretas data pribadi masyarakat Indonesia kini kian berulah. Salah satu korbannya yakni Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan.

5 Fakta Bjorka, Hacker yang Meretas Data Luhut!

Bjorka adalah salah satu serangan hacker yang saat ini sedang banyak dibicarakan oleh kalangan masyarakat.

Aksi peretasan tersebut setiap harinya semakin meresahkan, khususnya bagi orang yang terserang serangan hacker tersebut.

Untuk salah satu orang yang sudah terkena serangan hacker bjorka adalah Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan.

Setelah terserang hacker, semua data pribadi sampai dengan vaksin bisa diketahui oleh kalangan masyarakat Indonesia.

Salah satu hal yang menjadi sorotan perihal data vaksin.

Di data yang dibocorkan oleh hacker ini menyebutkan, bahwa Luhut Binsar Pandjaitan baru melakukan vaksin sebanyak dua kali saja.

Pasti Anda penasaran bukan apa saja fakta yang telah berhasil diungkapkan oleh serangan hacker tersebut.

Sedangkan, untuk Anda yang penasaran dengan kelima fakta tersebut bisa langsung saja simak penjelasan lebih lengkapnya dibawah ini.

5 Fakta Data Hasil Serangan Hacker Bjorka Luhut Binsar Pandjaitan

Tidak hanya sekedar sertifikat vaksin saja yang telah berhasil dibongkar oleh serangan hacker tersebut.

Ada juga beberapa fakta lainnya yang berhasil diungkap oleh hacker bjorka, yaitu:

Identitas Luhut Dibongkar Habis-Habisan

Peretasan yang dilakukan oleh hacker seolah-olah dijadikan sebagai ancaman terhadap para Pejabat Negara.

Salah satu orang yang terkena serangan hacker tersebut adalah Luhut Binsar Pandjaitan.

Doxing yang dilakukan oleh hacker tersebut dibuat untuk menunjukkan identitas dari Luhut Binsar Pandjaitan.

Beberapa informasi pribadi yang telah berhasil diungkap oleh hacker tersebut adalah alamat, nomor telepon dan beberapa data pribadi lainnya.

Data Vaksin Terungkap

Tidak hanya sekedar data identitas pribadi saja yang mempunyai sifat rahasia.

Bjorka juga telah berhasil membongkar secara tuntas mengenai status vaksinasi Covid 19 yang sudah pernah diterima oleh Luhut Binsar Pandjaitan.

Namun, berdasarkan informasi yang didapatkan untuk masalah vaksin Luhut Binsar Pandjaitan baru menerima 2 dosis vaksin dan belum menerima vaksin ketiga.

Tentunya, dengan hal tersebut membuat kalangan masyarakat Indonesia menjadi geram.

Salah satu alasan membuat masyarakat Indonesia geram adalah Luhut Binsar Pandjaitan adalah salah satu menteri yang giat menyuarakan perihal kewajiban vaksin booster.

Sempat Melarang Kalangan Masyarakat Pergi Jika Tidak Melakukan Vaksin Booster

Pada hari Selasa 5-07-2022 yang lalu, Menteri Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan mengenai larangan pergi bagi masyarakat untuk berjalan-jalan jika belum menerima vaksin booster.

Di dalam keterangan resminya, Luhut Binsar Pandjaitan juga mengungkapkan bahwa larangan ini terkait dengan pencegahan penyebaran virus Covid 19 yang masih masif.

Serangan Hacker Tidak Akan Pernah Berhenti

Meski sudah diancam oleh Kemenkominfo yang akan segera menangkapnya, namun untuk serangan hacker Bjorka ini tidak terlihat takut sama sekali.

Setelah berhasil membocorkan data pribadi dari Luhut Binsar Pandjaitan,

beliau mengungkapkan bahwa dirinya tidak akan berhenti untuk mencoba meretas beberapa data pribadi para pejabat negara lainnya.

Data Keluarga Ikutan Bocor

Lebih parahnya dengan adanya serangan hacker Bjorka ini tidak hanya berhenti sampai disitu saja.

Untuk semua data pribadi dari Luhut Binsar Pandjaitan ini juga ikutan terbongkar.

Beberapa hal yang berhasil dibongkar mulai dari nama istri, anak, orang tua dan riwayat pendidikan.

Tentu saja dengan adanya serangan hacker Bjorka ini membuat orang yang terserah mulai merasa terganggu dan cemas.

Bahkan, sampai dengan saat ini juga sudah banyak sekali aparat negara yang telah berhasil kena serangan dari serangan hacker tersebut.

Untuk beberapa aparat negara berhasil terserang hacker tersebut sama informasi data yang dibocorkan.

Bahkan, ada juga yang sampai aparat negara lebih memilih tidak menggunakan media sosial atau chatting supaya tidak terserang hacker tersebut.

Setelah ada banyaknya orang aparat negara yang dirugikan, membuat Kominfo langsung bertindak tegas untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut.

Akan tetapi, untuk pihak hacker tidak takut sama sekali dengan gerakan tersebut dan justru ingin membongkar semua informasi anggota aparat Negara Indonesia.

Untungnya untuk kalangan masyarakat Indonesia yang tidak tergabung dalam anggota aparat negara masih aman-aman saja.

Justru ada beberapa kalangan masyarakat beranggapan dengan adanya serangan hacker ini bisa memberikan informasi mengenai apa yang sebenarnya terjadi oleh anggota aparat Negara Indonesia.

Luhut Binsar Pandjaitan sampai dengan saat ini belum memberikan komentar mengenai data dirinya terserang oleh hacker Bjorka.

Akan tetapi, untuk kalangan masyarakat Indonesia menunggu klarifikasi dari Luhut Binsar Pandjaitan mengenai vaksin yang baru dilakukan 2 kali saja.

Leave a Comment