IndoTimes
  • Berita
  • Business
  • Sport
  • Lifestyle
  • Edukasi
  • Teknologi
  • Entertainment
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Hobi
  • Review
No Result
View All Result
IndoTimes
  • Berita
  • Business
  • Sport
  • Lifestyle
  • Edukasi
  • Teknologi
  • Entertainment
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Hobi
  • Review
No Result
View All Result
IndoTimes
  • Berita
  • Business
  • Sport
  • Lifestyle
  • Edukasi
  • Teknologi
  • Entertainment
  • Review
Home Berita

Perkembangan Isu Wabah Pneumonia Misterius di Argentina, kini Mencapai Angka Kematian Sebanyak 4 Orang hingga Pernah Terjadi di Indonesia

by Admin Indo Times
September 12, 2022
in Berita, Lifestyle
Reading Time: 4 mins read
0
Perkembangan Isu Wabah Pneumonia Misterius di Argentina
0
SHARES
5
VIEWS

Saat ini Wabah Pneumonia Misterius yang terjadi di Argentina telah menjadi perhatian di berbagai belahan di dunia, termasuk di indonesia.

Pada perkembangan wabah pneumonia misterius tersebut terdapat 4 warga dilaporkan telah meninggal dunia yang sebelumnya telah mengalami gejala seperti demam tinggi.

Selain itu pada perkembangan kasus wabah tersebut terdapat beberapa informasi terkait penyebab dari wabah tersebut hingga informasi terjadi di indonesia yang berhubungan dengan wabah misterius yang terjadi di Argentina yang telah dirangkum dibawah ini. Mari kita simak ulasannya

Argentina telah melaporkan bahwa penyebab wabah pneumonia misterius mematikan

Organisasi Kesehatan Argentina telah mengonfirmasi bakteri legionella sebagai penyebab wabah pneumonia misterius yang terkait dengan klinik kesehatan di provinsi tucuman.

Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) melaporkan hingga saat ini kementrian kesehatan argentina mengidentifikasi 11 kasus pneumonia akibat dari bakteri legionella yang menyebabkan 4 orang meninggal dunia.

Kementrian Kesehatan Argentina dan Otoritas Kesehatan Provinsi Tucuman telah melakukan identifikasi sumber wabah pneumonia akibat dari bakteri legionella dan menerapkan langkah-langkah pengendalian yang tepat.

Pihak kesehatan ini telah mengumpulkan sampel lingkungan, melakukan penilaian resiko, dan menerapkan tindakan di klinik kesehatan terkait wabah pneumonia akibat dari bakteri legionella.

Bakteri Legionella dikaitkan dengan wabah pneumonia level berat, yang bentuk penularannya melalui dengan menghirup aerosol yang terkontaminasi dari semprotan tau kabut air.

Infeksi pada bakter ini bisa terjadi melalui air atau es yang telah terkontaminasi. Perawatan yang dilakukan yaitu dengan memberikan antibiotik selama beberapa minggu atau beberapa bulan.

PAHO memberikan dukungan kepada otoritas kesehatan argentina untuk tetap menyelidiki wabah tersebut.

Kemudian PAHO mengirim tim ahli untuk mendukung pengawasab, tindakan pengendalian infeksi dalam perawatan di rumah sakit hingga infrastruktur di rumah sakit.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia memberikan informasi bahwa Wabah Pneumonia Misterius pernah terjadi di Indonesia

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengatakan bahwa Wabah Pneumonia Misterius yang terjadi di Argentina saat ini yang disebabkan oleh bakteri legionella telah pernah teridentifikasi terjadi di Indonesia pada 26 tahun yang lalu.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Maxi Rein Rondoniwu mengatakan wabah tersebut telah ditemukan di sejumlah kota di Indonesia.

Wabah tersebut pertama kali ditemukan di Philadelpia Amerika Serikat pada tahun 1976 dengan jumlah kasus sebanyak 182 kasus dengan 29 orang meninggal dunia.

Bakteri legionella yang menjadi penyebab wabah pneumonia tersebut hidup di air laut, air tawar, sungai, lumpur, danau, mata akr panas, genangan air bersih,

air menara sistem pendingin di gedung bertingkat, hotel, spa, pemandian air panas, endapan, jamur, karst, kersk, debu,

kotoran hingga benda asing lainnya sehingga peralatan perawatan di rumah sakit seperti alat bantu pernapasan.

Wabah penyakit ini telah dikaitkan dengan air yang terkontaminasi dan sistem pendingin udara yang tidak bersih.

Saat wabah pertama kali ditemukan, dokter sempat menguji pasien dengan tes covid-19 dan hantavirus.

Namun hasil tes yang negatif membuat pemerintah argentina mengirimkan sampel penyakit di institut malbran di buebos aires,

hasil dan penelitian laboratorium tersebut menemulan bakteri legionella sebagai penyebab terjadinya wabah tersebut.

Wabah Pneumonia Misterius yang terjadi di Argentina, pernah terjadi di daerah Tangerang dan Bali di Indonesia

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia melakukan klasifikasi Wabah Pneumonia Misterius sebagai penyakit radang paru-paru legionella sebagai New Emerging Diseases.

Saat ini perlu diwaspadai karena dapat berpotensi memicu kejadian luar biasa yang terjadi di berbagai negara.

Kementrian Kesehatan mengatakan bahwa Indonesia telah pernah ada kasus pertama yang disebabkan oleh bakteri legionella yaitu terjadi di Bali pada tahun 1996, dan Tangerang pada tahun 1999 serts kota lainnya di Indonesia.

Klasifikasi Legionella sebagai New Emerging Diseases ini telah tercantum dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 1538/Menkes/SK/XI/2003 yang ditandatangani oleh Menkes Achmad Sujudi.

Bakteri ini merupakan penyakit infeksi bakteri akut yang dapat mengancam kesehatan masyarakat serta menimbulkan kejadian luar biasa sehingga perlu dilakukan antisipasi dan dicegah penyebarannya dengan efektif dan efisien.

Dari data yang dihimpun tersebut, terdapat 20 spesies bakteri legionella yang secara keseluruhan baru dikenal dan penyebab dari terjadinya proses legionellosis adalah bakteri legionella pneumophila.

Tags: Penyakit PneumoniaPenyakit Radang Paru - paru akutPnemunoniaWabah Misterius
Previous Post

Fakta Perkembangan terkait Harga BBM 2022 di Indonesia, mulai dari dampak hingga kebijakan pemerintah

Next Post

Diduga Sebar Berita Hoax, Pengacara Kamarudin akan Melaporkan balik ke Pihak Berwajib

Admin Indo Times

Next Post
Diduga Sebar Berita Hoax, Pengacara Kamarudin akan Melaporkan balik ke Pihak Berwajib

Diduga Sebar Berita Hoax, Pengacara Kamarudin akan Melaporkan balik ke Pihak Berwajib

Please login to join discussion

Recent Posts

  • Roy Suryo dan Timnya Klaim Hanya Minta Lihat Ijazah Jokowi, Alumni UGM Balas: Sebenarnya yang Hoax Adalah Dia
  • Investasi Bodong Aplikasi Kripto Bikin Geger! Ratusan Miliar Raib, Ribuan Korban Menjerit di Tahun 2025!
  • Ratusan Rekening Terkuras! APK Palsu Berkedok Paket, Modus Kejahatan Siber Terbaru yang Mengguncang Indonesia
  • Waspada! Kejahatan Siber Meningkat Tajam di Indonesia, Ribuan Warga Jadi Korban Penipuan Online!
  • Tips Kesehatan: Panduan Gaya Hidup dan Makanan Sehat yang Mudah Diterapkan
  • Update Harga Emas dan Dolar Hari Ini: Jumat, 30 Mei 2025
  • 5 Daftar e-Wallet Terpopuler di Indonesia yang Terlibat Judol. Transaksinya Tembus Triliun!
  • 7 Tips Memilih Durian yang Manis dan Tebal
  • Cara Pembuatan Akta Lahir Tanpa Ayah, Wajib Tahu!
  • Viral Video Mahasiswi Undana Minum Obat Rumput, Korban Meninggal di Rumah Sakit
Indotimes, indo times

Copyright © 2022 Indotimes, All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita
  • Business
  • Sport
  • Lifestyle
  • Edukasi
  • Teknologi
  • Entertainment
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Hobi
  • Review

Copyright © 2022 Indotimes, All Rights Reserved