Mengatasi jantung berdebar bisa menjadi tindakan solutif dengan tingkat urgensi rendah maupun tinggi. Hal ini tergantung pada tingkat keparahan kondisi tersebut.
Agar bisa menentukan solusi yang tepat guna mengatasi jantung berdebar, Anda perlu mencari tahu dahulu mengenai penyebab hal itu terjadi.
Sekilas Informasi Mengenai Kondisi Jantung Berdebar (Palpitasi)

Detak jantung orang dewasa dalam kondisi normal umumnya antara 60-100 kali per menit.
Anda bisa memeriksanya melalui denyut nadi pada pergelangan tangan dengan berbekal stopwatch.
Jika detak jantung Anda melebihi angka tersebut, bisa dikatakan Anda tengah mengalami palpitasi atau jantung berdebar. Namun, hal itu tak perlu langsung membuat Anda khawatir.
Sebagian kasus jantung berdebar sebenarnya terjadi karena alasan yang sederhana. Meski begitu, Anda mungkin ingin secepatnya mengatasi jantung berdebar debar karena merasa tidak nyaman.
Apabila kondisi tersebut juga diiringi gejala lain, seperti pusing, mual, atau bahkan pingsan, Anda tentunya perlu waspada.
Bisa jadi kondisi ini mengindikasi adanya masalah kesehatan.
Penyebab Jantung Berdebar

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan kondisi jantung berdebar, baik yang tergolong sederhana maupun serius, antara lain:
Faktor psikologis
Perasaan stress takut atau kaget dapat meningkatkan produksi hormon adrenalin yang memicu jantung berdetak cepat. Begitu pula halnya dengan euforia atau perasaan terlalu bersemangat.
Kondisi ini tergolong ringan dan akan pulih dengan sendirinya seiring Anda bisa kembali menenangkan diri.
Kelelahan fisik atau kurang tidur
Jika Anda baru saja berolahraga atau beraktivitas yang cukup berat, biasanya detak jantung akan meningkat.
Hal ini wajar, karena jantung harus memompakan lebih banyak oksigen
Kondisi serupa juga dapat terjadi apabila Anda baru saja begadang semalaman.
Kurangnya waktu istirahat ini dapat menyebabkan kinerja organ tubuh Anda terganggu secara keseluruhan.
Terlalu banyak mengkonsumsi zat kimia tertentu
Konsumsi kopi pada beberapa orang dapat mengakibatkan jantung berdebar-debar.
Hal ini karena kandungan kafein dalam kopi dapat mengurangi kadar magnesium dan potasium dalam darah.
Menurunnya kadar potasium dan magnesium dalam darah ini dapat menyebabkan detak jantung meningkat. Hal serupa juga dapat diakibatkan oleh nikotin dan beberapa zat adiktif lainnya.
Selain itu, konsumsi obat-obatan dengan dosis dan kandungan tertentu juga dapat mengakibatkan kondisi serupa.
Untuk mengatasi jantung berdebar karena obat, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter.
Penyakit atau gangguan kesehatan lainnya
Dalam kasus yang lebih serius, jantung berdebar bisa juga merupakan simptom dari suatu penyakit atau gangguan kesehatan
Beberapa masalah kesehatan yang terkait dengan gejala ini antara lain aritmia (gangguan irama jantung), hipertiroid, penyakit jantung koroner, dll.
Kehamilan
Meski merupakan suatu kebahagiaan, kehamilan seringkali juga menimbulkan gejala tertentu pada fisik sang ibu. Contohnya jantung sering berdebar-debar.
Cara Mengatasi Jantung Berdebar

Ada beberapa cara, yang relatif mudah dan sederhana, yang bisa Anda terapkan untuk mengatasi kondisi jantung berdebar antara lain:
Mengatur pernapasan
Langkah sederhana ini dapat Anda lakukan untuk mengurangi debar jantung akibat faktor psikologis atau kelelahan.
Caranya, hirup kemudian embuskan napas secara teratur dan perlahan.
Latihan pernapasan ini juga merupakan cara yang aman dan efektif untuk mengatasi jantung berdebar saat hamil.
Mengambil posisi duduk
Duduk merupakan posisi yang memungkinkan tubuh menjadi lebih rileks.
Posisi ini juga dapat menghindarkan Anda dari resiko jatuh ketika fisik, termasuk jantung, sedang kurang nyaman.
Agar lebih efektif, duduklah sambil mengangkat kaki Anda lebih tinggi dari dada. Posisi ini akan membantu melancarkan peredaran dan mengembalikan irama jantung seperti sedia kala.
Minum air putih
Konsumsi air putih dapat membantu meningkatkan kadar oksigen dan melancarkan peredaran darah.
Dengan begitu, Anda akan merasa lebih rileks dan debaran jantung pun kembali normal.
Manuver Valsalva
Cara mengatasi kondisi jantung berdebar yang sedikit lebih teknis adalah dengan manuver valsava.
Caranya tutup mulut dan kedua lubang hidung, lalu cobalah mengeluarkan napas perlahan.
Manuver ini diklaim bisa membantu meningkatkan tekanan darah selama sesaat serta mengembalikan irama jantung.
Manuver Valga
Manuver lain yang bisa Anda terapkan untuk menormalkan detak jantung adalah manuver valga.
Metode ini akan menstimulasi syaraf valga untuk memperlambat irama jantung.
Manuver ini bisa Anda lakukan dengan tiga cara, yaitu:
- Menahan napas dan mengejan layaknya hendak buang air besar.
- Batuk.
- Memercikkan air dingin ke wajah atau mengompresnya dengan handuk basah selama 20-30 detik.
Tindakan Preventif Untuk Mencegah Jantung Berdebar
Pepatah mengatakan lebih baik mencegah daripada mengobati.
Oleh karena itu, sebaiknya Anda pun mengupayakan tindakan preventif yang sekiranya dapat membantu mengatasi jantung berdebar secara alami.
Beberapa contoh tindakan preventif untuk meminimalkan resiko jantung berdebar tersebut antara lain:
Istirahat yang cukup
Kondisi kelelahan dan kurang tidur dapat mengakibatkan fisik maupun pikiran menjadi tegang.
Hal ini dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan, seperti tekanan darah naik dan jantung berdebar-debar.
Oleh karena itu, usahakan agar tubuh Anda selalu mendapat cukup istirahat.
Menurut sejumlah sumber terpercaya, jam tidur ideal yang dibutuhkan orang dewasa adalah 7-8 jam.
Perbanyak konsumsi air putih
Dehidrasi atau kekurangan cairan dapat menurunkan volume dan kekentalan darah dalam tubuh.
Hal ini akan memicu jantung bekerja lebih keras sehingga detaknya menjadi makin cepat.
Selain itu, konsumsi air putih dalam jumlah yang memadai juga akan membantu membersihkan toksin dalam tubuh. Dengan begitu, Anda akan merasa lebih segar dan bugar.
Menurut para ahli, Anda sebaiknya meminum secara teratur dan tidak hanya saat haus saja.
Konon, haus sudah merupakan suatu indikasi bahwa tubuh mengalami dehidrasi ringan.
Rutin berolahraga
Olahraga merupakan salah satu aspek pola hidup sehat yang tak boleh Anda lewatkan.
Selain jantung, aktivitas ini juga baik untuk kesehatan seluruh anggota tubuh Anda.
Anda bisa memilih berbagai jenis olahraga yang Anda rasa paling sesuai dengan situasi, kondisi, dan kegemaran.
Perhatikan konsumsi obat-obatan, kafein, dll
Dewasa ini mengkonsumsi kopi bisa dibilang sudah merupakan bagian dari gaya hidup.
Meski begitu, Anda perlu berlaku bijaksana dalam mengelola asupan kafein tersebut.
Hindari pula rokok yang memiliki kandungan nikotin berbahaya bagi kesehatan Anda secara menyeluruh serta obat-obatan terlarang.
Jika Anda memang terpaksa harus mengkonsumsi obat tertentu untuk pengobatan, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter.
Lakukan manajemen stres
Stress disebut-sebut dapat menjadi sumber timbulnya berbagai macam penyakit.
Naasnya, orang seringkali relatif sulit untuk menghindarkan diri dari hal-hal yang dapat menimbulkan stress.
Meski begitu, Anda masih bisa melakukan berbagai upaya untuk mengelola stress. Caranya antara lain dengan menjalankan meditasi, yoga, melatih afirmasi positif, dsb.
Cara-cara di atas akan bisa membantu Anda mengatasi jantung berdebar.
Namun, jika gejala terus berlanjut dan Anda memiliki riwayat gangguan kesehatan, segeralah periksa ke dokter.