Mengenal fakta tentang Qlue, Perusahaan berkolaborasi bersama Indonesia dalam menciptakan sistem transportasi cerdas

Moda transportasi masa kini memang berkembang pesat seiring berjalannya waktu. Qlue sendiri merupakan aplikasi pembantu bagi turis dalam hal pariwisata.

Mengenal fakta tentang Qlue

Mengenal fakta tentang Qlue. Perkembangan teknologi saat ini semakin berkembang pesat dengan menciptakan inovasi baru dalam membangun sektor dan proyek yang sedang berjalan di lingkungan masyarakat.

Salah satunya adalah sektor pariwisata yang merupakan destinasi utama masyarakat yang saat ini terus berkembang.

Dalam hal ini perlu adanya sistem smart city untuk tata kelola sektor agar pelayanan dan mobilitas masyarakat menjadi efektif dan efisien.

Qlue merupakan Perusahaan ekosistem smart city dengan menghadirkan sebuah inovasi teknologi baru dalam membantu pemerintah dan masyarat dalam mengatur tata kelola lingkungan masyarakat menjadi tertib dan teratur.

Saat ini Perusahaan tersebut berkolaborasi bersama Indonesia dalam mengembangkan teknologi smart city di beberapa sektor dengan menerapkan sistem transportasi cerdas.

Lalu apa saja fakta yang telah dilakukan oleh Qlue bersama Indonesia dalam mengembangkan sistem informasi cerdas? Mari kita simak ulasan nya.

Berkolaborasi bersama Intelligent Transport System (ITS) Indonesia dalam mengembangkan Sistem Transportasi Cerdas atau Qlue di Bali

Perusahaan penyedia layanan ekosistem smart city yang bernama Qlue, melakukan kerjasama bersama Indonesia melalui Intelligent Transport Systrm (ITS) dan Pemerintah Provinsi Bali akan menerapkan sistem transportasi cerdas di sektor pariwisata.

Pengembangan transportasi cerdas ini memiliki potensi secara luas bersama dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan wisatawan (turis) di bali.

Dalam kerjasama tersebut telah disampaikan dengan penandatanganan Mou yang dihadir oleh gubernur bali I Wayan Koster.

Serta ada Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Henky Hotma Parlindungan Manurung.

Tak lupa juga Kepala Kepolisian Daerah Bali Irjen. Putu Wayan Danu Putra, Presiden ITS Indonesia William Sabandar dan Co-Founder dan CTO Qlue Andre Hutagalung sebagai bentuk dimulainya bekerja sama dalam mengembangkan sistem transportasi cerdas di bali.

Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan bahwa Manajemen Transportasi merupakan salah satu kebutuhan yang baik,

serta dalam pembangunan transportasi di bali membutuhkan perhatian agar dapat saling terintegrasi satu sama lain.

Gubernur bali berharap Kolaborasi ini merupakan bagian dari Insfrastruktur Masterplan serta transportasi di bali dapat berjalan dengan teratur dan perencanaan yang baik.

Rencana yang telah disusun oleh Gubernur bali dalam menerapkan transportasi cerdas yaitu dengan melakukan upaya koneksi wilayah bali utara hingga bali selatan,

melakukan pembangunan di daerah sanur, nusa penida, nusa ceningan, dan pelabuhan gilimanuk mengwi yang memiliki dampak kemacetan lalu lintas di denpasar dan badung yang belum bisa diatasi dengan baik.

Dalam kolaborasi ini, perencanaan yang belum dapat diatasi dapat langsung ditindaklanjuti dengan baik dalam pengembangan sistem transportasi cerdas yang lebih handal.

Penerapan Teknologi DTC salah satu Inovasi yang diberikan untuk membantu sektor pariwisata di Bali

Qlue menghadirkan sebuah solusi dalam membangun sistem transportasi cerdas yang bernama Dynamic Traffic Controller (DTC).

Keunggulannya dapat mengatasi kepadatan lalu lintas salah satunya di sekitar lampu merah dan menerapkan intensitas antrian kendaraan agar mengurangi kemacetan yang terjadi di jalan raya dan lingkungan sekitar nya.

Dynamic Traffic Controller (DTC) adalah solusi teknologi dengan memanfaatkan kecerdasan buatan di dalam cctv serta dapat membantu mengurangi arus kepadatan lalu lintas dengan menggunakan analisis kepadatan kendaraan yang terjadi di persimpangan serta mengatur durasi di area lampu lalu lintas.

Pengembangan sistem transportasi cerdas berbasis teknologi smart city kedepannya akan memiliki potensi secara luas seiring dengan peningkatan mobilitas masyarakat dan wisatawan.

Selain itu teknologi ini dapat memberikan solusi yang menghadirkan layanan masyarakat menjadi lebih teratur serta hemat biaya.

Co Founder dan CTO Qlue mengatakan bahwa penerapan sistem transportasi cerdas memiliki konsep intelligent transport tourism system di bali.

Hal ini sesuai dengan visi dan misi dalam membentuk proses mobilitas masyarakat yang dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI), dan Internet Of Things (IoT).

Penerapan teknologi Dynamic Traffic Controller (DTC) sebelumnya telah mendapat pengakuan secara internasional melalui kawasan di alam sutera, tangerang.

Dukungan penuh dari pihak Pemerintah Indonesia untuk Provinsi Bali dalam memajukan sektor pariwisata

Deputi bidang industri dan investasi kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif Henky Hotma Parlindungan Manurung.

Ia mengatakan bahwa Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendukung sepenuhnya terhadap penerapan teknologi sistem transportasi cerdas yang dilakukan oleh Qlue bersama dengan ITS Indonesia.

Hal ini karena dengan adanya sistem transportasi cerdas ini dapat memberikan nilai tambah secara signifikan bagi sektor pariwisata bali baik di dalam negeri dan di mancanegara.

Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga menyatakan bahwa penandatangan Mou merupakan salah satu petunjuk untuk Bali menuju kualitas bagi turis,

memiliki nilai yang baik, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses situs-situs pariwisata secara publik.

Jugameyakini bahwa bali akan mengalami perubahan dalam penunjangan sektor pariwisata bagi masyarakat lokal, domestik, dan internasional dan sebagai bentuk upaya dalam mengurangi jejak emisi karbon di pulau bali.

Dengan menerapkan sistem teknologi cerdas di bali, Qlue bersama ITS Indonesia dapat melakukan pengembangan sistem teknologi ini yang didukung dengan penerapan solusi DTC dengan harapan dapat mengatasi permasalahan transportasi di

daerah bali sehingga dapat membantu sektor pariwisata di bali semakin berkembang dan menjadi lebih baik.

Pihak pemerintah indonesia melalui Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Pemerintahan Provinsi Bali dengan dukungan yang diberikan.

Dalam kolaborasi ini terus berjalan hingga menerapkan smart city yang semakin modern yang dilengkapi teknologi canggih.

Leave a Comment