Produk ABC ditarik oleh Singapura, Mengandung Sulfur Dioksida dan Asam Benzoat

Singapura mengabarkan jika Negaranya sudah menarik Produk ABC Indonesia yang berisi Kecap Manis serta Saus Sambal Ayam Goreng dari peredaran.

Produk ABC ditarik oleh Singapura

Pada hari ini muncul kabar dari Singapura bahwa negara tersebut telah menarik Produk ABC Indonesia yaitu Kecap Manis dan Saus Sambal Ayam Goreng.

Hal ini menurut Badan Pengawas Makanan Singapura (SFA) telah menemuka kandungan penyebab Alergen pada Kecap Manis dan Saus Sambal merek ABC tersebut.

Kandungan yang menyebabkan Alergen tersebut terletak dalam kandungan dari Sulfur Dioksida dan Asam Benzoat yang terdapat di dalam Produk ABC Indonesia.

Kemudian apa saja fakta mengenai kandungan dari Sulfur Dioksida dan Asam Benzoat yang terdapat di dalam produk makanan Indonesia ini? Mari kita simak ulasannya.

Kandungan pada Sulfur Dioksida adalah penyebab dari Alergen yang terdapat dalam Produk ABC Indonesia

Sulfur Dioksida (SO2) adalah senyawa kimia memiliki sifat sebagai pengawet, salah satunya dalam proses pengawetan pada produk makanan.

Senyawa ini dipakai untuk pengawetan makanan agar dapat membunuh bakteri di dalam makanan tersebut serta dapat mencegah warna maoanan tidak berubah.

Dalam sebuah produk makanan, tidak semua mencantumkan label kandungan senyawa ini,

namun hanya produk yang memiliki kandungan Sulfur Dioksida yang tinggi sebesar 10 mg per liter ukuran produk makanan yang wajib mencantumkan senyawa kimia ini pada kemasan makanan.

Menurut informasi dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) mengatakan bahwa apabila makanan yang mengandung senyawa ini dikonsumsi oleh seseorang dengan kondisi tubuh yang sehat, tidak menimbulkan reaksi dan efek samping.

Namun apabila dikonsumsi oleh seseorang dengan kondisi tubuh yang tidak sehat dapat menimbulkan reaksi dan efek samping seperti gatal-gatal, kulit gatal, dan sakit kepala.

Kemudian dalam penelitian di dalam jurnal public library of science oktober 2017 menyatakan bahwa kandungan senyawa Sulfur Dioksida memiliki fungsi untuk menghentikan pertumbuhan bakteri menguntungkan pada usus,

sehingga dapat terjadi efek samping berupa diare dan sakit perut.

Hasil dari penelitian dari Badan Pengawas Makanan Singapura (SFA) juga ditujukan pada Produk ABC Indonesia yaitu Kecap Manis dan Saus Sambal Goreng adalah terdapat kandungan pengawet Sulfur Dioksida yang dapat menyebabkan Alergen.

Menurut Badan Pengawas Singapura (SFA) kandungan Sulfur Dioksida sebagai pengawet makanan yang terdapat di dalam Kecap Manis Produk ABC.

Barang ini diimpor oleh New Intention Trading Co serta Sulfur Dioksida yang juga terdapat dalam Sambal Ayam Goreng Produk ABC yang diimpor oleh Arklife Distributors Pte Ltd sebagai bahan tambahan pengawet makanan.

Sulfur Dioksida (SO2) merupakan senyawa yang digunakan sebagai pengawet yang bersifat antimikrobia yang biasanya dipakai untuk berbagai macam makanan seperti biskuit hingga daging.

Senyawa Sulfur Dioksida (SO2) juga merupakan kandungan yang bisa menyebabkan reaksi pada kulit seperti dermatitis dan efek samping lainnya seperti urtikaria, hipotensi, sakit perut, serta diare bagi seseorang yang sensitif terhadap senyawa tersebut.

Senyawa Sulfur Dioksida juga menimbulkan risiko bagi seseorang yang menderita asma.

Senyawa Sulfur Dioksida ini bersifat Alergen yang menyebabkan reaksi elergi seperti sakit kepala dan mual pada seseorang dengan kondisi yang tidak sehat ketika mengonsumsinya.

Kandungan pada Asam Benzoat yang terkandung dalam Produk ABC Indonesia yaitu Sambal Ayam Goreng juga merupakah pengawet makanan yang bersifat Alergen.

Senyawa Kimia Asam Benzoat adalah senyawa yang berbentuk padat menyerupai kristal berwarna putih merupakan asam karboksilat aromatik sederhsna.

Asam benzoat termasuk senyawa asam lemak juga bersifat garam yang juga digunakan sebagai pengawet dalam produk makanan.

Selain sebagai pengawet makanan, asam benzoat juga berfungsi sebagai senyawa dalam pembuatan plastik, pewarna, kosmetik, serta pembasmi serangga.

Senyawa asam benzoat juga memiliki efek samping yaitu obesitas, ADHD, stres yang bersifat olsidatif, peradangan dan alergi.

Senyawa kimia ini bersifat tidak beracun dan relatif stabil pada kondisi biasa,

namun terdapat batasan paparan yang belum ditetapkan pada asam benzoat sehingga dapat menimbulkan risiko kesehatan.

Menurut Penelitian dari Badan Pengawas Makanan Singapura (SFA) menyatakan bahwa di dalam Produk ABC Indonesia jenis Saus Sambal Ayam Goreng ABC yang mengandung Asam Benzoat sebagai penambah pada pengawet makanan.

Senyawa Asam Benzoat merupakan pengawet makanan yang juga bersifat antimikrobia yang biasanya dipakai untuk penambah pengawet makanan seperti saus dan permen.

Senyawa Asam Benzoat ini juga memiliki efek samping seperti iritasi dan peradangan pada sebagian orang yang mengonsumsinya.

Badan Pengawas Makanan Singapura (SFA) menyatakan bahwa Kandungan Sulfur Dioksida dan Asam Benzoat pada Produk ABC Indonesia bersifat Alergen yang sensitif

Kandungan senyawa Sulfur Dioksida dan Asak Benzoat yang terdapat dalam Produk ABC Indonesia adalah kandungan pengawet makanN yang bersifat alergen dan berakibat terjadinya reaksi alergi pada seseorang yang sensitif terhadap produk tersebut.

Menurut Badan Pengawas Makanan Singapura juga mengatakan bahwa senyawa Sulfur Dioksida sebenarnya tidak menyebabkan masalah keamanan pangan bagi konsumen,

namun hanya bermasalah pada konsumen yang memiliki riwayat alergi pada senyawa sulfur dioksida pada produk makanan tertentu.

Selain itu kandungan Sulfur Dioksida dan Asam Benzoat dalam produk makanan kecap manis dan saus sambal ayam goreng tersebut tidak dicantumkan pada label kemasan produk makanan tersebut.

Hal ini yang membuat Singapura menarik produk makanan asal Indonesia ini ditarik di pasaran market singapura.

Hal ini juga membuat Badan Pengawas Makanan Singapura (SFA) merasa khawatir apabila hal ini dapat memicu risiko sensitif pada seseorang yang memiliki alergi, sehingga wajib dicantumkan label kandungan pada produk makanan tersebut.

Kemudian PT Heinz ABC Indonesia telah memberikan klarifikasi terkait kebijakan yang dilakukan di singapura,

yaitu kedua produk makanan dari ABC yang beredar di singapura saat ini bukan berasal dari Distributor Resmi ABC Indonesia dan tidak melalui koordinasi dengan PT Heinz ABC Indonesia sebagai pembuat produk resmi makanan tersebut.

Hal ini juga dalam kedua varian produk tersebut sebenarnya bukan untuk diekspor di pasar singapura.

Oleh karena itu pihak PT Heinz ABC Indonesia selalu menjaga keamanan pangan produksi mulai dari bahan baku, proses produksi dan ketentuan informasi label kemasan.

Termasuk mencantumkan kandungan Sulfur Dioksida dan Asam Benzoat yang terdapat di dalam produk makanan asal Indonesia tersebut.

Dengan tidak mengonsumsi makanan yang mengandung pengawet secara berlebihan, dapat membuat kita menjaga hidup sehat dan terbebas dari kondisi keadaan tubuh terhadap reaksi senyawa yang terdapat di dalam makanan.

Leave a Comment